Beranda / EKBIZ / EKRAF / Kolaborasi UNW–Komekraf–BPR Arto Moro Wujudkan Tri Dharma Berbasis Ekraf

Kolaborasi UNW–Komekraf–BPR Arto Moro Wujudkan Tri Dharma Berbasis Ekraf

KABUPATEN SEMARANG, obyektif.tv – Universitas Ngudi Waluyo (UNW) memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi dengan Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) Jawa Tengah, Komekraf Kabupaten Semarang, serta BPR Arto Moro Semarang. Sinergi ini diarahkan untuk mengintegrasikan aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam ekosistem ekonomi kreatif (ekraf).

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Gedung M Kampus UNW, Kabupaten Semarang, Minggu (25/4/2026). Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora (FEHH) UNW Budiati, Wakil Ketua Komekraf Jawa Tengah Bambang Supradono, Ketua Komekraf Kabupaten Semarang Dimas Herdy Utomo, serta Direktur Utama BPR Arto Moro Semarang Darmawan.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada aspek pendidikan, mahasiswa akan mendapatkan penguatan kompetensi melalui kuliah praktisi, literasi keuangan, serta pembelajaran berbasis industri. Pada bidang penelitian, kolaborasi diarahkan untuk mengembangkan kajian dan inovasi di sektor ekonomi kreatif. Sementara pada pengabdian kepada masyarakat, sinergi difokuskan pada pendampingan UMKM dan pelaku ekraf agar lebih berdaya saing.

Wakil Ketua Komekraf Jawa Tengah, Bambang Supradono, menyatakan bahwa perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta ekonomi kreatif. Namun, menurutnya, talenta tersebut membutuhkan pendampingan agar mampu berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri.

“Kampus memiliki banyak talenta yang perlu didorong untuk mengembangkan bisnis kreatif. Kami akan memberikan edukasi, pendampingan, hingga membangun ekosistem agar mahasiswa mampu menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bentuk dukungan yang diberikan meliputi edukasi kewirausahaan, pendampingan dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), inkubasi bisnis, hingga fasilitasi pemasaran dan pembiayaan. Selain itu, Komekraf juga siap mendorong perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta membuka akses ke berbagai pameran dan kegiatan promosi.

Menurut Bambang, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan kampus. Terlebih, di tengah momentum bonus demografi, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

“Usaha tidak bisa berkembang sendiri. Harus ada ekosistem yang mendukung, dan kami hadir untuk memperkuat ekosistem tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Arto Moro Semarang, Darmawan, menegaskan bahwa kerja sama dengan UNW sejalan dengan visi lembaganya dalam memperluas kolaborasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menyebutkan, kerja sama tersebut mencakup peningkatan literasi dan edukasi keuangan bagi mahasiswa dan masyarakat, praktik perkuliahan berbasis industri, hingga program magang di sektor jasa keuangan.

“Kami ingin masyarakat, khususnya mahasiswa, semakin memahami industri perbankan agar lebih siap secara finansial, baik dalam mengelola dana maupun mengakses pembiayaan,” jelasnya.

Selain itu, BPR Arto Moro juga membuka peluang rekrutmen bagi lulusan UNW sebagai bagian dari upaya mendapatkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang perbankan.

Darmawan menambahkan, pihaknya telah membangun jaringan dengan pelaku UMKM di Semarang dan sekitarnya. Kolaborasi dengan Komekraf diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sinergi ini kami harapkan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan ekonomi, khususnya melalui penguatan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi ini, UNW bersama Komekraf dan BPR Arto Moro berharap implementasi Tri Dharma tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif dan pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *