Beranda / OLAHRAGA / ​Lagi, Wasit Taekwondo Kendal Raih Gelar Terbaik Nasional

​Lagi, Wasit Taekwondo Kendal Raih Gelar Terbaik Nasional

JURNALIS/EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.tv

PENGURUS Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Kendal kembali menegaskan dominasinya dalam peta prestasi olahraga nasional. Kali ini, pencapaian gemilang tidak hanya lahir dari tendangan para atlet di atas matras, melainkan dari ketegasan dan integritas sang pengadil lapangan.

Muhamad Irfan Maulana menerima piala sebagai Wasit Terbaik Putra pada Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup VII Tingkat Nasional, Sabtu (11/7/2026).

​Muhamad Irfan Maulana resmi dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Putra dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026.

Ajang bergengsi yang berlangsung pada 9-12 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten tersebut diikuti oleh sekitar 2.000 atlet, yang terdiri dari 1.800 peserta umum dan 250 personel Polri.

​Prestasi ini menyempurnakan tradisi juara perwasitan Kendal, menyusul keberhasilan Yuli Kurniasih yang menyabet gelar Wasit Terbaik Putri pada bulan lalu.

​Ketua Pengkab TI Kendal, Wibowo Heru Setiyawan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya pada Ahad (12/7/2026).

Ia menegaskan bahwa pencapaian Irfan adalah bukti nyata dari dedikasi, profesionalisme, dan kompetensi wasit Kendal yang kini diakui di level nasional.

​”Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh insan Taekwondo di Kabupaten Kendal untuk terus berkarya dan mengharumkan nama daerah,” ujar Heru, seraya berpesan agar Irfan tetap menjaga integritas dan menjadi teladan bagi generasi muda.

​Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari sistem kaderisasi yang masif dan terstruktur. Saat ini, Kendal telah memiliki 12 wasit berlisensi resmi.

Di bawah bimbingan Sabeum Khabib dari Bidang Perwasitan, Pengkab TI Kendal juga tengah menggembleng sekitar 20 wasit aktif baru dengan kualifikasi minimal Dan 1 setiap hari Ahad.

​Demi keberlanjutan prestasi dan standardisasi teknik, Pengkab TI Kendal kini resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Latihan Gabungan untuk pemegang sabuk merah (Red Belt) dan sabuk hitam (Black Belt), sesuai arahan PBTI dan Pengprov TI Jawa Tengah.

Program terstruktur ini mewajibkan latihan sebulan sekali bagi sabuk merah di Training Center, dan tiga bulan sekali bagi sabuk hitam secara bergilir di berbagai dojang.

​Melalui pesan singkat di tengah perjalanan pulang, Muhamad Irfan Maulana mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan dari PBTI dan dukungan penuh dari Pengkab TI Kendal serta Pengprov TI Jateng.

Perjalanan Irfan merawat motto wasit “JUARA”—Jujur, Adil, Berwibawa—memang tidak mudah. Memulai lisensi daerah sejak 2015, ia baru berhasil menembus diklat nasional pada 2025 sebelum akhirnya kini diakui sebagai yang terbaik di tanah air.***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *