JURNALIS/EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.tv
GELARAN turnamen catur bergengsi kembali mengentak bumi Kendal. Turnamen Catur MS Putra Optik Cup 2 sukses diselenggarakan di gedung baru MS Putra 3 Optik, Jalan Srogo, Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Sabtu (11/7/2025) malam.

Menggabungkan ketajaman strategi dan visi pembinaan, ajang ini menjadi panggung unjuk gigi bagi hampir 100 pecatur terbaik se-Kabupaten Kendal.
Turnamen yang diprakarsai dan disponsori penuh oleh pemilik MS Putra Optik, Haji Abdul Ghofur bin Haji Mas’ud, ini menggandeng Persatuan Catur Kaliwungu (Percaka).

Melanjutkan kesuksesan gelaran perdana di Gedung Putih Yayasan Al Ikhlas Al Asyariyyah, Bumi Jabal, Kecamatan Kaliwungu Selatan pada 15 November 2025 lalu, ajang kedua ini konsisten mengusung misi mulia: menjaring talenta muda lokal sekaligus menggairahkan minat masyarakat terhadap olahraga asah otak.
Kompetisi ini didominasi oleh para jawara dari tiga wilayah cakupan Percaka, yakni Kecamatan Brangsong, Kaliwungu, dan Kaliwungu Selatan.

Untuk menjamin keadilan mutlak dan melahirkan jawara sejati, Ketua Percaka sekaligus Ketua Penyelenggara, Totok Sutriyanto, menegaskan bahwa turnamen menerapkan Sistem Swiss FIDE terbaru tahun 2023.
“Kami menggelar enam babak penuh tantangan untuk mencari tiga terbaik. Standar FIDE ini bukti ambisi besar kami untuk melahirkan bibit-bibit pecatur profesional,” ujar Totok.

Ajang ini menjadi kawah candradimuka yang efektif dengan hadiah trofi dan total uang pembinaan senilai jutaan bagi tiga pemenang utama.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kendal, Mashuri. Ia menyebut Percaka sebagai organisasi catur tertua di Kendal yang telah terbukti mencetak pecatur andal tingkat provinsi dan nasional.

“Termasuk mengantarkan salah satu atletnya berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026,” ungkap Mashuri.
Haji Abdul Ghofur menjelaskan, turnamen ini sekaligus memeriahkan grand opening MS Putra 3 Optik pada Juli 2026. Didorong kecintaannya pada catur, ia bahkan ikut bertanding dan menjanjikan agenda yang lebih besar ke depan.

“Saya bertekad menggelar Open Tournament yang bisa diikuti seluruh pecatur se-Indonesia dengan hadiah yang pasti lebih besar,” ucapnya.
Pertarungan sengit di atas 64 petak dimulai tepat pukul 21.00 WIB dan berlangsung intens hingga lewat tengah malam.

Ketegangan baru berakhir pada Ahad (12/7/2026) pukul 02.00 dini hari yang menobatkan tiga pecatur terbaik: Juara pertama diraih oleh Mahfud Awaludin dari Desa Rowosari, Kecamatan Rowosari. Posisi kedua ditempati oleh Abdul Ghofur dari Desa Krajankulon, Kecamatan Kaliwungu, disusul Arif Kurniawan dari desa dan kecamatan yang sama di peringkat ketiga.

Sambil menenteng trofi kemenangan, Mahfud Awaludin tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya atas atmosfer luar biasa turnamen ini.
“Saya berharap, kompetisi catur ini dapat terus berkembang menjadi lebih besar dan meriah di masa depan,” tandas Mahfud bersemangat.***









