JURNALIS/EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.tv
LANGKAH nyata menuju tata kelola organisasi yang mandiri dan akuntabel ditunjukkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Sarirejo dan TP PKK Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Usai menggelar Pembinaan Administrasi di Gedung Serba Guna Desa Sarirejo pada Selasa (8/7/2026) pagi, jajaran pengurus bergerak cepat melakukan peninjauan lapangan demi memastikan kesiapan wilayahnya dalam menghadapi kompetisi di tingkat kabupaten.

Ketua TP PKK Kecamatan Kaliwungu Indriana Pujiastuti, didampingi Ketua TP PKK Desa Sarirejo Nunung Indriastuti, serta Sekretaris Desa Sarirejo Sutrisno, turun langsung meninjau pusat Desa Binaan yang berlokasi di RW 11 Perumahan Graha Raya 2. Wilayah ini resmi ditunjuk untuk mewakili Kecamatan Kaliwungu dalam ajang bergengsi Evaluasi Administrasi 10 Program Pokok PKK tingkat Kabupaten Kendal.

“Setiap tahun ada evaluasi administrasi yang meliputi penilaian tertib administrasi kesekretariatan dan capaian kegiatan di lapangan. Tim penilai juga akan mengevaluasi berbagai inovasi dan program unggulan,” ujar Indriana Pujiastuti saat disambut hangat oleh Ketua PKK RW 11 Retno Sukowati.

Ragam Inovasi Unggulan
Evaluasi berskala kabupaten ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengurus PKK agar semakin tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Indriana merinci bahwa penilaian akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap Pertama bakal dipusatkan di Kecamatan Ngampel pada 16 Juli 2026 mendatang.

Indriana menjelaskan, dalam klaster penilaian ini, Kecamatan Kaliwungu tergabung bersama tiga wilayah lain, yakni Kecamatan Kendal, Kecamatan Brangsong, dan Kecamatan Ngampel.

“Komponen penilaian mencakup administrasi menyeluruh, serta kegiatan fisik maupun nonfisik yang didokumentasikan secara apik dalam bentuk video,” paparnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di RW 11, Indriana menilai Desa Binaan Sarirejo sudah sangat siap. Berbagai program unggulan telah berjalan optimal, mulai dari ketahanan pangan melalui pemanfaatan lingkungan untuk tanaman obat keluarga, peternakan, dan perikanan; Bank Sampah “Katon Semilak”; Taman Baca “Srawung Ilmu”; Rumah Pendidikan dan Pelatihan (Rumah Dilan); Rumah Sehat; hingga konsep Kampung Mandiri.

Tidak hanya itu, geliat pemberdayaan masyarakat juga tampak dari aktifnya kegiatan lingkungan seperti pelatihan kompos dan eco enzyme, evaluasi tata kelola organisasi, hingga ajang unjuk kreasi warga berupa Lomba Paduan Suara PKK.
Mitra Strategis Pemerintah
Melihat kesiapan yang matang dan komprehensif tersebut, Ketua TP PKK Kecamatan Kaliwungu mengaku sangat optimistis bahwa TP PKK Desa Sarirejo mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kecamatan Kaliwungu di tingkat kabupaten.

Sinergi ini sejalan dengan arahan Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kaliwungu Pratikno Joko Wijayanto. Dalam pembukaan kegiatan pembinaan sebelumnya, ia menegaskan kedudukan krusial PKK dalam struktur pembangunan daerah.

“TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah dalam merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” tegas Pratikno Joko Wijayanto.
Melalui implementasi nyata dari 10 Program Pokok PKK, Desa Sarirejo kini tidak sekadar bersiap menghadapi kompetisi, melainkan sedang membangun fondasi kokoh bagi kemandirian keluarga pada sektor ketahanan pangan, pendidikan, keterampilan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.***









