Beranda / NEWS / Sinergi Hijaukan Desa Tunggulsari, Perhutani dan Forkopimda Tanam Ratusan Pohon Produktif

Sinergi Hijaukan Desa Tunggulsari, Perhutani dan Forkopimda Tanam Ratusan Pohon Produktif

JURNALIS/EDITOR: Dwi Roma | KENDAL | obyektif.tv

PERUM Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah menggelar aksi nyata penyelamatan lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon di Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Senin (13/7/2026).

Jajaran Perum Perhutani KPH Kendal dan Forkopimda Kabupaten Kendal bersinergi hijaukan Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Senin (13/7/2026).

Langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh Polres Kendal ini menjadi manifestasi komitmen bersama dalam mewujudkan ruang hidup yang hijau, lestari, dan berdampak ekonomi bagi masyarakat.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Administratur (Adm) Perhutani KPH Kendal Muhadi, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendal Ahmad Hajar Zunaidi, serta Bupati Kendal yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal Agus Dwi Lestari.

Turut hadir jajaran Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Kelompok Tani Merdeka Kendal, hingga masyarakat Desa Tunggulsari yang antusias mengikuti jalannya penghijauan.

Dalam aksi simbolis ini, jenis vegetasi yang dipilih mengombinasikan fungsi ekologis dan nilai ekonomi, meliputi bibit kelapa, jeruk, kelengkeng, kopi, mangga, hingga alpukat.

Tidak sekadar menanam, Perhutani Kendal juga menyerahkan bibit pohon secara langsung kepada masyarakat untuk dikembangkan secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Administratur KPH Perhutani Kendal Muhadi, menegaskan bahwa pemilihan jenis pohon berorientasi pada kemanfaatan ganda (multiguna).

“Pohon yang ditanam berupa kelapa, jeruk kelengkeng, kopi dan mangga. Semoga bermanfaat bagi masyarakat serta mampu menjaga kelestarian lingkungan di masa mendatang,” ujar Muhadi.

Ia menambahkan, setiap bibit yang tertanam hari ini adalah investasi jangka panjang untuk generasi penerus. Di samping potensi ekonomi dari hasil panen, pohon-pohon tersebut memegang peran krusial dalam mencegah erosi, menjaga ketahanan lingkungan, dan memperluas kawasan hijau.

“Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengapresiasi partisipasi dan semangat gotong royong masyarakat. Jangan berhenti pada penanaman saja, tetapi pohon harus dirawat, disiram, dan dipelihara agar tumbuh subur,” tegasnya.

Kepala Desa (Kades) Tunggulsari Abdul Khamid, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian besar dari jajaran Forkopimda dan Perhutani terhadap wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Kendal yang telah melaksanakan penanaman pohon di Desa Tunggulsari. Kegiatan ini untuk kesejahteraan masyarakat desa. Mari kita buktikan dengan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan, petani, dan masyarakat,” tutur Abdul Khamid.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Polres Kendal secara khusus menyerahkan total 700 bibit tanaman siap tanam kepada warga. Komposisi bantuan tersebut meliputi: Bibit Kelapa 200 batang, Bibit Kelengkeng 100 batang, Bibit Alpukat 100 batang, dan Bibit Mangga 300 batang.

Menutup rangkaian kegiatan, Sekda Kabupaten Kendal Agus Dwi Lestari, yang hadir mewakili Bupati Kendal, menegaskan kembali pentingnya aspek keberlanjutan pasca-penanaman.

Pemerintah Daerah berharap seluruh elemen masyarakat konsisten merawat bibit-bibit tersebut.

“Dengan demikian, gerakan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan bertransformasi menjadi warisan hijau yang mapan demi masa depan Kabupaten Kendal yang lestari,” tandas Agus Dwi Lestari.***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *