Beranda / OLAHRAGA / Sirnas Padel 2026 Seri II Semarang Tegaskan Sport Tourism Jateng

Sirnas Padel 2026 Seri II Semarang Tegaskan Sport Tourism Jateng

SEMARANG, obyektif.tv – Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2026 Seri II di Semarang tak hanya mencatat rekor jumlah peserta, tetapi juga menegaskan posisi ibu kota Jawa Tengah sebagai pusat baru olahraga modern sekaligus penggerak sport tourism.

Turnamen yang berlangsung pada 23–26 April 2026 itu resmi ditutup dengan capaian impresif. Lebih dari 800 atlet dari 20 provinsi, termasuk peserta mancanegara, ambil bagian. Jumlah tersebut menjadikannya salah satu ajang padel terbesar sepanjang sejarah di Indonesia.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai penyelenggaraan Sirnas Padel menjadi momentum strategis bagi daerah, tidak hanya dalam meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga mendorong sektor pariwisata.

“Ini membuktikan padel memiliki potensi besar. Selain melahirkan atlet berkelas internasional, juga mampu mendorong pertumbuhan sport tourism di daerah,” ujarnya saat penutupan di Semarang, Minggu (26/4/2026) malam.

Menurutnya, sinergi antara olahraga dan pariwisata menjadi kekuatan baru Jawa Tengah dalam menarik kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah.

Kesuksesan penyelenggaraan ini turut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, panitia, dan sponsor dinilai menjadi faktor kunci kelancaran event berskala nasional tersebut.

Ketua Umum Pengprov Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Tengah, Arganto Cahyo Wibowo Pangarso, menyebut tingginya antusiasme peserta mencerminkan perkembangan pesat olahraga padel di wilayahnya. Dari total peserta, sekitar 400 atlet berlaga di kelas amatir, sementara sisanya tampil di kategori open dan youth.

“Perkembangan padel di Jawa Tengah sangat positif. Dukungan pemerintah juga luar biasa, ini menjadi modal besar untuk pembinaan ke depan,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, PBPI Jawa Tengah menyiapkan sejumlah agenda, di antaranya kejuaraan tingkat provinsi (Porprov) pada Oktober 2026 serta rencana penyelenggaraan Jateng Padel Championship.

Sementara itu, juara kategori Men’s Open, Irfandi Hendrawan, mengaku puas atas pencapaiannya. Berpasangan dengan atlet asal Spanyol, ia berhasil menjuarai laga final dan menargetkan dapat bersaing di level internasional.

“Target saya menjadi yang terbaik di Indonesia dan ke depan bisa membela Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.

Ia juga menilai Sirnas Padel di Semarang menjadi wadah strategis untuk menjaring talenta baru dari berbagai daerah. Pemerataan kualitas pemain pun dinilai semakin terlihat.

Keberhasilan ajang ini semakin mengukuhkan Semarang sebagai salah satu pusat pertumbuhan olahraga padel nasional. Selain melahirkan atlet potensial, event ini juga terbukti mampu menggerakkan ekonomi melalui sektor pariwisata dan industri pendukung olahraga. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *