Beranda / REGIONAL / Jateng Fair 2026 Usung Transformasi Modern dan Ramah Lingkungan

Jateng Fair 2026 Usung Transformasi Modern dan Ramah Lingkungan

SEMARANG, obyektif.tv – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan pembenahan terhadap penyelenggaraan Jateng Fair agar kembali menjadi magnet ekonomi, hiburan, dan promosi daerah terbesar di Jawa Tengah. Pada penyelenggaraan 2026, event tahunan tersebut hadir dengan konsep baru yang lebih modern sekaligus menonjolkan isu keberlanjutan lingkungan.

Jateng Fair 2026 akan digelar pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026 di kawasan PRPP Jawa Tengah, Semarang. Persiapan pelaksanaan dibahas dalam audiensi jajaran PT PRPP Jawa Tengah dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).

Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah, Shafigh Pahlevi Lontoh, mengatakan Jateng Fair tahun ini mengusung tema Action for Transformation. Konsep tersebut memadukan hiburan, pameran, inovasi daerah, olahraga, hingga gerakan peduli lingkungan dalam satu rangkaian kegiatan.

“Jateng Fair bukan hanya hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan swasta untuk mendorong transformasi ekonomi kreatif dan kepedulian lingkungan,” ujarnya.

Transformasi modern terlihat dari pengembangan konsep kawasan dan penambahan sejumlah zona baru. Bale Sumbing akan disiapkan menjadi “Jateng Kids Wonderland” yang menghadirkan wahana permainan sekaligus edukasi anak. Sementara Bale Sindoro akan menjadi lokasi “Jawara Arena Tarung Bebas” yang menghadirkan pertandingan MMA, termasuk kelas perempuan.

PT PRPP Jawa Tengah juga menggandeng Badan Riset dan Inovasi Daerah untuk menghadirkan pameran produk inovasi dan teknologi dari berbagai daerah.

Selain itu, seluruh bale pameran dipastikan terisi dengan tingkat okupansi tenant mencapai 74 persen, bahkan lebih dari sebulan sebelum pembukaan. Sebanyak 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah juga telah memastikan partisipasinya dalam gelaran tersebut.

Dari sisi lingkungan, Jateng Fair 2026 menghadirkan program “Jateng Fair Green Life” yang berfokus pada kampanye keberlanjutan. Salah satu kegiatannya berupa aksi plogging atau memungut sampah sambil berjalan dan berlari mengelilingi kawasan PRPP dan Grand Maerakaca pada 4 Juli 2026.

Selain itu, kegiatan “Mangrove Akbar” juga akan digelar pada 28 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya pelestarian kawasan pesisir.

Di sektor hiburan, Jateng Fair 2026 tetap membidik generasi muda melalui konser musik lintas genre yang menghadirkan sejumlah musisi nasional seperti Ndarboy Genk, Guyon Waton, Aftershine, Endank Soekamti, Perunggu, hingga Superman Is Dead.

Penyelenggara menargetkan sebanyak 300 ribu pengunjung selama 10 hari pelaksanaan. Target tersebut dipasang setelah Jateng Fair 2025 mencatat lonjakan pengunjung hingga sekitar 108.360 orang atau meningkat 300 persen dibanding tahun sebelumnya.

Selain menjadi agenda hiburan tahunan, Jateng Fair juga diproyeksikan sebagai etalase investasi, promosi daerah, penguatan UMKM, serta penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif Jawa Tengah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *