KENDAL, obyektif.tv – Ribuan jemaah dari berbagai penjuru dalam dan luar kota memadati Maqbarah (Makam) Keluarga Pondok Pesantren Darul Muqorrobin (Ponpes Darbin) di Kelurahan Sijeruk, Kecamatan/Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Ahad (17/5/2026) pagi. Kehadiran lautan manusia ini mengalir dalam satu muara yang sama: memanjatkan doa, merajut silaturahmi, dan memetik keteladanan dalam peringatan Haul Habib Masyhur Al Munawwar dan Habib Ali Al Munawwar.
Suasana khidmat langsung terasa sejak terbit mentari. Gema shalawat yang dilantunkan secara syahdu oleh Grup Shalawat Al Muqorrobin mengantarkan kekhusyukan jemaah, disusul pembacaan Surah Al Fatihah serta Kitab Istighotsah Ratibul Muqorrobin yang dipimpin langsung oleh Habib Firdaus Al Munawwar.
Khusus pada bulan ini, guna menghormati momentum haul, lokasi Pengajian Ahad Wage rutinan selapanan digeser menuju kompleks makam yang berada sekitar 200 meter arah timur dari Ponpes Darbin.
Dalam momentum penuh barakah ini, Habib Ahmad Haidar Ali Al Munawwar, cucu dari Almarhum Habib Masyhur Al Munawwar, hadir memberikan sambutan hangat sebagai perwakilan ahlulbait (tuan rumah).
Puncak siraman rohani disampaikan melalui mauidhah hasanah oleh Habib Najib bin Habib Farid Al Munawwar asal Semarang. Dalam tausiyahnya yang meneduhkan, beliau menekankan urgensi mengamalkan sunah-sunah Nabi Muhammad SAW serta menjaga konsistensi dalam beribadah.
“Orang saleh adalah orang yang istikamah,” tegas Habib Najib.
Beliau kemudian mengenang bagaimana almarhum Habib Masyhur Al Munawwar semasa hidupnya menjadi cerminan nyata dari keistikamahan tersebut. Almarhum dikenal tak pernah putus mengamalkan wirid dari nukilan Alquran Surah At-Taubah ayat 128 setiap kali usai mendirikan salat fardhu maupun sunah.
Agenda tahunan yang luhur ini tidak berdiri sendiri. Sehari sebelumnya, pada malam menjelang acara utama, kesucian haul telah diawali dengan khidmat melalui khataman Alquran yang dilantunkan oleh santriwan-santriwati Ponpes Darbin.
Keberhasilan acara yang dipersiapkan matang selama kurang lebih satu bulan ini menjadi bukti sinergi yang indah antara pihak pesantren dan warga sipil. Terlihat hadir di tengah jemaah, tidak hanya kalangan ulama, kiai, dan pemuka agama, tetapi juga para ketua RT/RW serta tokoh masyarakat di lingkungan sekitar Ponpes Darbin.
Daya pikat haul ini pun begitu kuat bagi umat. Salah seorang jemaah asal Gebanganom, Kecamatan Kangkung, Bu Zaitun, mengaku rela menempuh perjalanan bersama rombongan demi satu tujuan mulia.
“Kami sengaja datang bersama rombongan untuk mencari keberkahan sekaligus menyambung silaturahmi dengan para ahlulbait,” ungkapnya penuh rasa syukur.
Setelah rangkaian zikir dan shalawat purna, seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipanjatkan oleh Habib Abdurrahman bin Muhammad Al Munawwar.
Sebagai pemungkas dari riuh rendah kekhusyukan ibadah, jemaah dan tokoh agama beranjak menuju kediaman Pengasuh Ponpes Darul Muqorrobin Habib Muhammad Firdaus Al Munawwar, untuk mengikuti ramah tamah—sebuah tradisi yang semakin mempererat tali ukhuwah islamiyah di Bumi Kendal. ***










