Beranda / REGIONAL / KENDAL / Kendal Open Fair 2026 Resmi Dibuka, Dorong UMKM, Investasi, dan Lapangan Kerja Menuju Kendal Berdikari

Kendal Open Fair 2026 Resmi Dibuka, Dorong UMKM, Investasi, dan Lapangan Kerja Menuju Kendal Berdikari

KENDAL, obyektif.tv – Semangat membangun kemandirian daerah mewarnai pembukaan Kendal Open Fair (KOF) 2026 di Stadion Utama Kebondalem, Kabupaten Kendal, Selasa (21/7/2026). Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari atau yang akrab disapa Mbak Tika secara resmi membuka ajang tahunan tersebut dengan prosesi pemotongan rantai pita sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 27 Juli 2026.

Kendal Open Fair 2026 menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari”, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mempercepat pembangunan, memperkuat kemandirian masyarakat, dan meningkatkan daya saing daerah.

Pembukaan KOF 2026 dihadiri Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq, Komandan Kodim 0715/Kendal Letkol Inf. Ade Sohali, Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, Kepala Kejaksaan Negeri Kendal, Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Agus Dwi Lestari, jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, pimpinan instansi vertikal, serta ratusan masyarakat yang memadati kawasan Stadion Kebondalem.

Tidak sekadar menjadi agenda hiburan tahunan, Kendal Open Fair 2026 dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat untuk memperkuat perekonomian daerah.

Sebanyak 120 pelaku UMKM, 65 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan, serta 25 instansi swasta ambil bagian dalam pameran tersebut. Beragam produk unggulan daerah, layanan publik, festival kuliner, bursa kerja (job fair), hingga promosi komoditas pertanian khas Kendal seperti Alpukat Kendil dan Alpukat Rifai ditampilkan selama penyelenggaraan.

Dalam sambutannya, Bupati Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa Kendal Open Fair merupakan agenda strategis pemerintah daerah untuk memperluas promosi produk lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kendal Open Fair bukan sekadar perayaan Hari Jadi Kabupaten Kendal, tetapi juga menjadi wadah bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan transaksi ekonomi, membuka peluang usaha, dan memperkuat daya saing produk lokal,” ujar Mbak Tika.

Menurutnya, penyelenggaraan job fair dalam rangkaian KOF 2026 menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja di sektor industri yang terus berkembang.

“Kami ingin manfaat Kendal Open Fair benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pencari kerja, hingga masyarakat yang datang menikmati hiburan. Semoga kegiatan ini mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan dan semakin memperkuat citra Kendal sebagai daerah yang maju, berdaya saing, dan ramah investasi,” tambahnya.

Bupati juga menjelaskan makna logo Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal yang berbentuk angka saling terangkai menyerupai mata panah. Logo tersebut melambangkan sinergi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak lebih cepat mewujudkan Kabupaten Kendal yang mandiri dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Panitia Kendal Open Fair 2026 yang juga Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dikemas lebih lengkap agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin Kendal Open Fair menjadi etalase potensi Kabupaten Kendal. Selain pameran produk unggulan UMKM, masyarakat juga dapat memanfaatkan job fair, layanan publik, serta menikmati hiburan dari artis nasional tanpa dipungut biaya,” kata Toni.

Ia menjelaskan, setiap malam mulai pukul 20.00 WIB masyarakat akan disuguhkan hiburan dari sejumlah musisi dan grup nasional, yakni Ndarboy Genk pada 21 Juli, Good Morning Everyone (22 Juli), Susi Ngapak (23 Juli), Simpatik Music (24 Juli), Pertelon Koplo bersama Anggun Cantika (25 Juli), Shaggydog (26 Juli), hingga penutupan melalui Kendal Bersholawat bersama Majelis Azzahir dan Habib Ali Zainal Abidin pada 27 Juli 2026.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama pelaksanaan Kendal Open Fair. Pengunjung juga diminta tetap waspada terhadap barang bawaan saat menikmati seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Kendal Open Fair 2026 diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi, memperluas pemasaran produk UMKM, membuka kesempatan kerja baru, serta memperkuat posisi Kabupaten Kendal sebagai daerah yang semakin maju, mandiri, dan ramah investasi. ***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *