Beranda / OLAHRAGA / Resmi Pimpin Muaythai Kendal, Suprihatiningsih Targetkan Lonjakan Prestasi di Porprov XVII

Resmi Pimpin Muaythai Kendal, Suprihatiningsih Targetkan Lonjakan Prestasi di Porprov XVII

JURNALIS/EDITOR: DNR | ​KENDAL | obyektif.tv

PETA kekuatan dan arah pembinaan olahraga beladiri di Kabupaten Kendal resmi memasuki babak baru. Melalui forum Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Muaythai Indonesia (MI) Kabupaten Kendal tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Sukorejo pada Rabu (24/6/2026) malam, Suprihatiningsih secara sah terpilih dan dikukuhkan untuk menakhodai Pengurus Cabang Muaythai Indonesia (Pengcab MI) Kabupaten Kendal masa bakti periode 2026-2030.

Ketua Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Kendal terpilih, $uprihatiningsih bersama Pengprov MI Jawa Tengah Yohan Mulia Legowo dan jajaran pengurus.

​Prosesi pengukuhan yang sakral ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov MI) Jawa Tengah Yohan Mulia Legowo, dengan disaksikan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengprov MI Jawa Tengah Linda Darow, serta Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kendal Subur Isnadi.

Kehadiran para petinggi otoritas olahraga tersebut menegaskan legitimasi kuat sekaligus harapan besar yang diletakkan di atas pundak kepengurusan baru ini.

​Sebagai bentuk soliditas di akar rumput, forum tertinggi daerah ini dihadiri oleh seluruh elemen kekuatan Muaythai di Kendal. Tercatat, segenap ketua dan perwakilan dari delapan sasana aktif di wilayah Kabupaten Kendal turut hadir memberikan dukungan penuh, yaitu: ​Rubel Salu Camp, ​Ronggolawe Camp, ​Elang Perkasa, Jaguar Muaythai, Yusshika Kendal, Podomoro Camp, ​RTH Muaythai Camp, dan ​Naga Ulung Kendal.

​Momentum Awal Akselerasi Pembinaan

​Dalam pidato sambutannya, Ketua Umum Pengprov MI Jawa Tengah Yohan Mulia Legowo, memberikan penekanan khusus bahwa pelantikan ini tidak boleh sekadar menjadi seremoni formal semata. Ia menggarisbawahi bahwa momentum ini harus dijadikan titik pijak utama bagi kepengurusan baru dalam merumuskan rencana strategis jangka pendek maupun jangka panjang yang terukur.

Fokus utama wajib diletakkan pada pembinaan atlet usia dini, peningkatan kapasitas kepelatihan, standardisasi wasit, serta ekspansi pembinaan cabang olahraga Muaythai agar lebih inklusif di seluruh pelosok Kabupaten Kendal.

​”Selamat kepada Ibu Suprihatiningsih yang telah dikukuhkan sebagai Ketua Muaythai Indonesia Kabupaten Kendal periode 2026-2030. Semoga ke depannya Muaythai Kendal semakin maju, berkembang, dan berprestasi,” ujar Yohan Mulia Legowo dengan penuh optimisme.

​Aspirasi senada ditiupkan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Kendal Subur Isnadi. Otoritas tertinggi olahraga Kendal ini menaruh ekspektasi tinggi agar di bawah nakhoda yang baru, Muaythai Kendal mampu bertransformasi menjadi salah satu cabang olahraga unggulan daerah.

Struktur kepengurusan yang segar diharapkan senantiasa konsisten memproduksi atlet-atlet berkaliber juara serta aktif berkontribusi menyumbang medali dalam setiap kejuaraan yang diikuti.

​Ajang Pembuktian di Porprov XVII

​Tantangan terdekat yang sudah berada di depan mata adalah gelaran akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII/2026 Semarang Raya.

Subur Isnadi secara tegas menginstruksikan agar momentum multievent bergengsi tingkat Jawa Tengah tersebut dijadikan panggung pembuktian nyata atas efektivitas kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Suprihatiningsih.

​”Peningkatan prestasi dengan perolehan medali dan semangat juang di ajang Porprov nanti bisa ditunjukkan para atlet Muaythai Kabupaten Kendal, sebagai bukti nyata pembinaan yang solid, terutama dalam gelaran multievent bergengsi di tingkat provinsi,” cetus Subur menegaskan target realistis yang harus dicapai.

​Menerima mandat penuh tersebut, Ketua Umum Pengkab Muaythai Indonesia Kendal terpilih, Suprihatiningsih, menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya atas amanah dan kepercayaan kolektif yang diberikan kepadanya untuk menakhodai organisasi selama empat tahun ke depan.

​”Ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama-sama demi kemajuan olahraga Muaythai di Kabupaten Kendal,” tutur Suprihatiningsih, yang juga dikenal luas sebagai istri dari Dwi Eri Wijayanto, Ketua Umum Kickboxing Indonesia (KBI) Kendal. Aliansi visi ini dinilai banyak pihak berpotensi melahirkan sinergi positif yang kuat di sektor olahraga beladiri daerah.

​Bangun Kolaborasi Total

​Secara realistis, Suprihatiningsih mengakui bahwa olahraga Muaythai di Kendal saat ini masih menghadapi tantangan popularitas jika dibandingkan dengan cabang olahraga konvensional lainnya.

Kendati demikian, ia menolak untuk pesimis. Lima tahun masa bakti ke depan dicanangkannya sebagai periode kerja keras massal untuk merestrukturisasi dan membangun fondasi internal organisasi yang kokoh.

Fondasi tersebut mencakup seluruh aspek vital: penguatan kualitas atlet, penajaman kompetensi pelatih dan wasit, reformasi tata kelola organisasi, hingga penyediaan sarana serta prasarana latihan yang representatif.

​”Visi kami sederhana namun besar, yaitu menjadikan Muaythai sebagai cabang olahraga yang dikenal luas masyarakat, mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, dan menjadi kebanggaan Kabupaten Kendal di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” paparnya membedah cetak biru visi organisasi.

​Guna mengakselerasi visi besar tersebut, ia menyatakan kesiapan Pengcab MI Kendal untuk membuka keran kolaborasi selebar-lebarnya dengan para pemangku kepentingan. Mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal, KONI, institusi pendidikan (sekolah dan perguruan tinggi), komunitas olahraga, sektor swasta atau dunia usaha, hingga seluruh komponen masyarakat madani.

​”Kami ingin Muaythai hadir bukan hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, sportif, dan bermental juara,” tambah Suprihatiningsih, menekankan dimensi sosial kemasyarakatan dari olahraga beladiri ini.

​Menutup pernyataannya, Suprihatiningsih melayangkan seruan persatuan kepada seluruh jajaran pengurus, pelatih, atlet, dan para pencinta olahraga di Kendal untuk berjalan beriringan dalam satu rampak barisan yang harmonis. Baginya, sebuah prestasi emas tidak akan pernah lahir dari ego sektoral atau kerja individual, melainkan buah dari orkestrasi tim yang solid, konsisten, dan setia pada satu tujuan luhur yang sama.

​”Semoga pada periode 2026-2030 ini kita mampu mencetak sejarah baru bagi Muaythai Kabupaten Kendal dan turut mengharumkan nama Kendal melalui prestasi olahraga. Muaythai Kendal maju, atlet berprestasi, Kendal bermartabat!” pungkasnya mantap.***

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *