SEMARANG, obyektif.tv – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 1 Suro 1960 dimaknai sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial.
Menurutnya, Tahun Baru Islam dan 1 Suro tidak hanya menjadi penanda pergantian waktu, tetapi juga sarana untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan kebijaksanaan, serta meningkatkan kualitas diri.
“Semoga momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan 1 Suro 1960 menjadi pengingat untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan kebijaksanaan, serta menapaki perjalanan hidup dengan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik, masyarakat yang harmonis, dan bangsa yang semakin maju,” ujarnya.
Samuel berharap nilai-nilai hijrah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, serta berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa. Dengan demikian, peringatan Tahun Baru Islam dan 1 Suro dapat menjadi energi baru untuk memperkuat harmoni sosial dan kemajuan Indonesia. ***








