SEMARANG, obyektif.tv – Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah menggalakkan gerakan menanam di lingkungan rumah sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga. Program ini diinisiasi langsung oleh Ketua TP-PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin, melalui berbagai gerakan strategis yang melibatkan kader hingga masyarakat.
Sebagai bentuk implementasi, TP-PKK Jateng membuat demplot percontohan di kantor PKK yang berlokasi di Kantor PKK Provinsi Jawa Tengah. Beragam tanaman hortikultura ditanam di lahan tersebut, mulai dari sayuran hingga tanaman obat keluarga.
“Hasil panen perdana dari lahan percontohan ini sangat menggembirakan. Dalam waktu tiga bulan, berbagai jenis tanaman seperti sayuran, empon-empon, hingga umbi-umbian sudah bisa dipanen,” ujar Nawal yang akrab disapa Ning Nawal.
Ia menegaskan, gerakan ini merupakan bagian dari program unggulan PKK Jateng periode 2025–2026, yakni RABU PON (Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon) serta AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman). Kedua program tersebut selaras dengan upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Pemanfaatan lahan sempit di sekitar rumah dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar,” imbuhnya.
Ketua Bidang III Ketahanan Pangan Keluarga TP-PKK Jateng, Silvia Hanung, menjelaskan bahwa demplot tersebut ditanami berbagai jenis komoditas. Untuk kelompok karbohidrat, terdapat ubi kayu, jagung, ubi jalar, pisang, dan sukun. Sementara sayuran yang ditanam antara lain cabai, tomat, seledri, kemangi, kacang panjang, sawi, kangkung, hingga bayam.
Selain itu, tanaman obat keluarga seperti jahe, lengkuas, serai, kencur, kunyit, temulawak, hingga pandan juga dibudidayakan. Untuk tanaman buah, tersedia mangga, pepaya, dan pisang.
Sementara itu, Ketua Pokja III TP-PKK Jateng, Erni Boedyo, menyampaikan bahwa demplot tersebut dikembangkan menggunakan varietas unggul dengan teknik budidaya yang tepat guna menghasilkan panen optimal.
“Penanaman dimulai sejak Februari dengan tahapan penataan lahan, pembuatan bedeng, pengolahan tanah, hingga pembibitan. Kegiatan ini melibatkan Pokja III, Sekretariat PKK, serta Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.
Ia berharap, demplot tersebut dapat menjadi contoh bagi kader dan masyarakat luas untuk mengembangkan kebun pangan keluarga di lingkungan masing-masing.
Melalui gerakan ini, TP-PKK Jateng mendorong peran aktif perempuan dalam mendukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. ***










